Kuli sindang merasa semakin sulit mendapat kerja di Ibu Kota. Tercenung di pinggir jalan, pikiran mereka melayang ke dekade lampau, era Presiden Soeharto.
Bersenjatakan cangkul, belencong, dan pengki, kuli sindang ternyata sudah beraksi sejak dekade 1960-an. Mampukah mereka bertahan hingga era selanjutnya?