Walhi menilai pemerintah tidak pernah menyosialisasikan peta rawan bencana banjir dan longsor kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Korban jiwa pun berjatuhan.
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan di luar dugaan warga Sinjai. Banyak warga yang terperangkap, tidak menduga air naik dan menenggelamkan rumah warga.
Musibah banjir bandang di Sulawesi Selatan merupakan peringatan tentang buruknya menajemen pengelolaan hutan selama 30 tahun terakhir. Karena itu gerakan massal rehabilitasi hutan perlu segera digeber.
Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Kabupaten Sinjai terus meroket. Jika Kamis pagi masih 174 orang, pukul 13.15 Wita, jumlahnya jadi 183 orang.
Banjir bandang di Sinjai, Sulsel menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih. Hampir seluruh warga tidak mendapatkan air bersih karena sumur bercampur lumpur.