Dewan Pembina Persija Jakarta, Syafruddin, membuka pintu kepada Satgas Anti Mafia Bola untuk menyelidiki pengaturan skor. Siapapun pelaku harus dihukum berat.
Dewan Pembina Persija Jakarta, Syafruddin, menyebut keputusan Gede Widiade dan Rafil Perdana mundur dari Macan Kemayoran karena ada yang berniat tidak baik.
Manajemen Persija Jakarta belum bersedia merespons penemuan dokumen yang diduga milik mereka oleh Satgas Anti Mafia Bola. Akan umumkan dalam waktu dekat.