detikFinance Pembentukan Holding BUMN Bengkel Pesawat Dijajaki Pembentukan holding BUMN bengkel pesawat yang melibatkan beberapa BUMN sedang dijajaki Kamis, 02 Mar 2017 14:52 WIB
detikFinance PTDI Gandeng LAPAN Garap Proyek N245 dan N219, Ini Alasannya PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menggandeng LAPAN dalam menggarap proyek N245 dan N219. Apa alasannya? Kamis, 02 Mar 2017 13:51 WIB
detikFinance Bikin Hub Bengkel Pesawat, RI Incar Pasar India Hingga Afrika Menteri BUMN Rini Soemarno membuat sinergi bengkel pesawat antar maintenance service BUMN yang disebut Indonesia Service Hub. Kamis, 02 Mar 2017 13:40 WIB
detikFinance Proyek N245 Digarap Setelah N219 Terbang Tahun Ini PTDI akan mengembangkan pesawat N245 setelah pesawat N219 terbang. Saat ini pesawat N219 sedang digarap. Kamis, 02 Mar 2017 13:00 WIB
detikFinance PTDI Bikin 3 Pesawat N245 di Tahap Awal Dalam pengembangan awal, PTDI dan LAPAN akan membuat sebanyak 3 unit pesawat N245. Dari 3 prototipe tersebut, 2 di antaranya dijual ke publik. Kamis, 02 Mar 2017 12:13 WIB
detikFinance Rini Bikin Hub BUMN Khusus Layani Perawatan dan Perbaikan Pesawat Menteri BUMN, Rini Soemarno, membuat Hub BUMN sektor penerbangan khusus menggarap bisnis perawatan dan perbaikan pesawat. Kamis, 02 Mar 2017 11:54 WIB
detikFinance Bikin Pesawat N245, PTDI Kerahkan Hingga 800 Orang PTDI menggandeng LAPAN. PTDI akan mengerahkan hingga 800 orang khusus untuk menggarap proyek pesawat yang dimulai tahun ini. Kamis, 02 Mar 2017 10:19 WIB
detikFinance Bikin Pesawat N245, PTDI Harap Maskapai Lokal Jadi Pembeli Pertama PTDI bersama LAPAN akan menggarap proyek pesawat N245. Jika mulai dikembangkan tahun ini, N245 akan selesai di 2019. Kamis, 02 Mar 2017 09:42 WIB
detikFinance RI Kembangkan Pesawat N245, Biayanya Rp 2,47 Triliun PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan mengembangkan pesawat N245 yang sudah masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Ini pengembangan CN235. Kamis, 02 Mar 2017 07:32 WIB
detikNews Soal Heli AW 101, PTDI Dinilai Harus Putus Kontrak dengan Airbus Dewan Penasehat National Air Space and Power Center of Indonesia Connie Rahakundini mengatakan PT Dirgantara Indonesia harus mengakhiri kontrak dengan Airbus. Minggu, 19 Feb 2017 23:09 WIB