Selain itu, 18.3 ribu ton atau setara nilai ekonomi Rp 397 miliar berhasil menembus pasar India, Vietnam, dan Malaysia pada periode Januari hingga April 2020.
Lebih dari 60 badan PBB dan organisasi internasional mendesak dunia membantu negara-negara termiskin hadapi guncangan ekonomi yang ditimbulkan pandemi Corona.