Menuju tengah malam Ibu Kota Jakarta masih diguyur hujan deras hingga menimbulkan genangan di sejumlah titik. Ketinggian genangan bervariasi mulai dari 20 cm hingga 70 cm. Diharapkan pengendara sepeda motor berhati-hati dalam melintasi titik-titik genangan tersebut.
Genangan air di Jalan Raya Boulevard, Kelapa Gading, Jakarta Utara menyulut polemik antara warga Kompleks TNI AL dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta. Soalnya, warga Kompleks TNI AL tak terima jika air genangan itu dibuang ke Waduk Kodamar.
Genangan air yang muncul di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi polemik panjang. Pemkot Jakarta Utara mengaku kesulitan untuk mengatasi genangan itu karena ulah pengembang.
Warga Perumahan TNI AL di Kelapa Gading menolak pembuangan air di jalanan ke Waduk Kodamar. Bila itu dilakukan, bisa mengancam keselamatan penduduk yang ada di kompleks tersebut.
Terkait banjir di Jakarta menurut Firdaus, seharusnya bisa semakin ringan jika dilakukan penanganan yang tepat. Khsususnya sejak bah melanda Ibu Kota pada 2002, 2007 dan 2013 lalu.
Aksi warga yang menolak genangan air di Kelapa Gading dibuang melalui Kompleks TNI AL dinilai hanya kesalahpahaman semata. Genangan itu akhirnya dibuang dengan pompa ke belakang Mall of Indonesia (MOI).
Hujan menyisakan sejumlah genangan di wilayah Jakarta Utara. Genangan dengan ketinggian bervariasi ini tak lagi mengganggu aktivitas masyarakat karena telah berhasil disurutkan dengan disedot memakai pompa portable.
Dewasa ini, penggunaan popok bayi memang bisa memudahkan orang tua ketika mereka bepergian dengan si kecil atau saat tidur di malam hari. Namun, penggunaan popok bayi yang terlalu sering juga berefek buruk bagi kesehatan si kecil.
Warga perumahan TNI Angkatan Laut di Kelapa Gading menolak pembuangan air. Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Marsetio menyebut waduk itu adalah penyelamat banjir di perumahan.