Nelayan di Gunungkidul menemukan benda terombang-ambing di laut lepas. Benda tersebut semula dikira sebagai EWS tsunami, belakangan diketahui sebagai Rama Buoy.
Topan yang disebut sebagai yang terkuat menerjang Filipina sepanjang tahun ini menumbangkan pepohonan dan tiang listrik, serta memicu banjir di desa-desa.
Nelayan di Pantai Baron, Gunungkidul menemukan satu unit Early Warning Sistem (EWS) tsunami saat melaut. EWS itu diduga lepas dari lokasi awal pemasangannya.
BMKG mencatat hingga hari ini ada 663 kali gempa susulan setelah gempa magnitudo (M) 7,4 terjadi di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (14/3) lalu.