Pertemuan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan Wakil DPR RI Priyo Budi Santoso menuai sindiran dari elite PDIP. Risma menegaskan dirinya sudah mendapat izin untuk menghadiri undangan.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) seringkali berurai air mata dan sesenggukan saat ditanya soal isu pengunduran dirinya. Risma membantah dirinya melakukan pencitraan.
Pertemuan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menuai sindiran dari elite PDIP. Humas Pemkot Surabaya menepis tudingan miring tersebut.
Pemkot Surabaya sudah mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) pada April 2014. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bahkan meminta para camat dan lurah untuk ikut andil.
Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso kemarin mengundang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke DPR. Pertemuan ini menuai sindiran dari elite PDIP yang menilai Priyo punya tujuan politis.
Panitia pemilihan (Panlih) Wakil Wali Kota Surabaya memenuhi undangan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso untuk menjelaskan proses pemilihan yang dinilai cacat. Dalam pertemuan tersebut, panlih membeberkan kejanggalan yang ditemukan.
Entah mimpi apa Sartini semalam. Perempuan renta berumur 70 tahun ini dikejar-kejar Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, saat asyik jalan-jalan di pagi hari di kawasan Raya Darmo.
Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengundang Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Wali Kota Surabaya ke DPR untuk membicarakan proses pemilihan Whisnu Sakti Buana yang dinilai cacat secara prosedural dan struktural. Sebelumnya, Priyo sudah mengundang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diundang oleh Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso untuk bicarakan polemik panlih wawali Surabaya. Politisi PDIP Arif Wibowo mempertanyakan niatan Priyo tersebut.