Polisi menangkap Andreas setelah membunuh bos sembako yang jasadnya ditemukan dalam ruko di Bekasi. Andreas mengungkap pengakuannya saat peristiwa itu terjadi.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengklarifikasi adanya kabar bohong atau hoaks di media sosial (medsos) terkait peran polisi dalam UU KUHAP yang baru.