Seorang pria Irak membunuh ayahnya karena menolak berhenti dari pekerjaannya sebagai penerjemah bahasa Irak untuk militer Amerika Serikat (AS). Pembunuhan itu dilakukan saat sang ayah sedang tidur.
Seorang remaja berusia 16 tahun yang diduga anggota Al Qaeda ditangkap di Irak. Penangkapan ini hanya beberapa saat sebelum ia membunuh seorang ulama di Irak Utara serta meledakkan dirinya.
Sebuah ledakan bom terjadi di sebuah pasar yang sedang dipenuhi oleh pembeli di Provinsi Diyala, Irak. Akibat ledakan tersebut sedikitnya 22 orang tewas serta melukai 53 lainnya.
Internet terbukti digunakan untuk berkoordinasi oleh komputer Al-Qaeda di Afghanistan. Itu baru satu hal yang dilakukan teroris di dunia cyber. Mau tahu ancaman lainnya yang siap mengintai?
Sekitar seratusan mahasiswa dari BKLDK berunjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung. Massa menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, karena dinilai menyalahi Undang-undang Dasar 1945.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menghargai keberhasilan aparat kepolisian dalam menangani teroris bersenjata. Namun, bangkitnya aliansi teroris membuktikan penanganan tidak cukup dengan pendekatan keamanan yang melahirkan kekerasan.
Presiden AS Barack Obama memuji keberanian para pemilih Irak yang menggunakan suaranya dalam Pemilu. Namun demikian, Obama tetap mewanti-wanti beberapa hari yang keras ke depan usai pemilu kedua sejak invasi AS tahun 2003 itu.