Menindaklanjuti kesepakatan tersebut, Aburizal Bakrie (Ical) langsung menggelar rapat koordinasi dan membentuk <a href="https://news.detik.com/read/2015/05/30/192336/2929651/10/ini-poin-islah-golkar-yang-disepakati-ical-dan-agung">tim penjaringan</a> tingkat nasional.
"Hanya saja tadi pagi ada sekelompok orang yang entah digerakkan oleh siapa mencoba untuk mengacaukan saat pembukaan acara," kata Agung kepada detikcom, Selasa (2/6/2015).
Dua kubu yang berseteru di internal Golkar yakni Aburizal Bakrie dan Agung Laksono cs sepakat islah sementara menjelang pilkada. Namun di dalam kesepakatan islah masih terselip sebuah pasal yang tak jelas dan bisa jadi bom waktu.
Eks Ketum Golkar Jusuf Kalla memberikan angin segar soal islah terbatas dalam tubuh Golkar. Saat ini, islah parsial masuk dalam finalisasi penandatangan.
Ical malam ini menyambangi kediaman rumah dinas eks Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK). Pertemuan ini terkait upaya proses islah antara dua kubu yang berseteru dengan JK sebagai mediator.
Mantan Ketum Golkar Jusuf Kalla ingin agar kedua kubu yang berseteru bisa islah demi masa depan Partai Beringin. Tapi, islah ini tampaknya sulit dilakukan sebelum batas pendaftaran di Pilkada pada 28 Juli mendatang.