Rusia menegaskan pihaknya tidak melakukan pembantaian terhadap warga sipil di Bucha, Ukraina. Rusia menyebut foto-foto mayat bergelimpangan sebagai provokasi.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengunjungi anak Sertu Eka yang juga menjadi korban hingga menyebabkan jari tangannya putus.