Corporate Secretary PT BNI (Persero) Tbk Putu B Kresna menyatakan ledakan bom molotov yang terjadi di ATM BNI Jalan Dipatiukur dini hari tadi, tidak ditargetkan kepada BNI.
Polisi telah melihat rekaman CCTV pada ruang ATM BNI yang berada di area toko Rabbani, Jalan Dipatiukur No 44 Bandung, Bandung. Selama lima menit, aksi pelaku terekam CCTV. Selama itu pula pelaku mengenakan helm half face.
Kapolda Jabar Irjen Pol Putu Eko Bayuseno enggan terburu-buru menyimpulkan pelaku bom molotov di ATM BNI Bandung bagian dari jaringan teroris. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Pelaku ledakan bom molotov di ATM BNI di halaman Toko Rabbani Jalan Dipatiukur No 44 Bandung, diduga kuat anak muda. Namun belum jelas apakah pria atau wanita. Pelaku berkulit putih, tanpa kumis, dan tanpa kacamata.
Aksi ledakan di ATM BNI dini hari tadi, tak mempengaruhi operasional Toko Busana Rabbani di Jalan Dipatiukur No 44. Toko busana muslim itu tetap beroperasi seperti biasa
Bom molotov yang diarahkan ke ATM BNI di area toko busana muslim, Jalan Dipatiukur, menyebabkan pintu ATM terlontar hingga sejauh 10 meter. Diduga itu dipicu AC yang terbakar.