Hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) di Surabaya, masih ditemukan adanya pelanggaran. Handphone yang seharusnya dilarang masuk kelas ternyata masih ditemukan, Kamis (19/4/2007).
Cara tak terpuji untuk mendongkrak angka kelulusan siswa dalam UN kembali terulang. Di Kupang, guru membantu siswa mengerjakan soal pelajaran Bahasa Inggris.
Meski soal yang diujikan lebih sulit, Wapres Jusuf Kalla yakin tingkat kelulusan UN tahun ini bakal melebihi tahun sebelumnya. Angkanya bisa 92 persen.
DPRD Surabaya mensinyalir ada upaya mengacaukan Ujian Nasional yang berlangsung di Surabaya. Indikasi itu ditemukannya lembaran jawaban yang dikirimkan ke sejumlah SMU.
Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menerima 4 laporan kebocoran soal dan kecurangan pada hari pertama Ujian Nasional (UN) tingkat SMU/SMK/MA. Dua di antaranya di Aceh dan di Ngawi.