Hamas merilis video yang menunjukkan dua sandera Israel yang ditahan di Jalur Gaza. Kedua sandera itu memberi pesan kepada PM Israel Benjamin Netanyahu.
Kelompok Hamas dan Fatah, yang merupakan rival, dikabarkan baru-baru ini melakukan pertemuan dan pembicaraan di Beijing. Hal ini diungkapkan pemerintah China.
Gedung Putih mengungkapkan bahwa Israel setuju untuk berkonsultasi dengan AS sebelum melancarkan invasi darat ke kota Rafah, Jalur Gaza bagian selatan.