Cita-cita untuk memiliki PLTN dicanangkan Presiden Sukarno sejak 1956. Hingga presiden ke tujuh, tak ada komitmen politik untuk mewujudkan cita-cita itu.
Kerja sama ini untuk genjot produktivitas rumput laut dalam negeri, dan menciptakan sistem pasar bagi seluruh aktor industri rumput laut yang terlibat.