Warga meminta agar Wakil Ketua DPR RI itu memperjuangkan persoalan yang tengah dihadapi Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang dikabarkan mundur karena tekanan politik.
Seiring menguatnya sinyal pencapresan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi), nama Tri Rismaharini (Risma) juga mencuat sebagai calon pemimpin potensial 2014. Bagaimana peluang duet kedua kader PDIP itu di Pilpres 2014?
Isu mundurnya Walikota Surabaya Tri Rismaharini bisa menjadi bola liar panas yang melesat dari PDIP. Capres Gerindra, Prabowo Subianto, dinilai paling berpeluang menangkap lesatan Risma untuk dijadikan cawapresnya.
Isu mundurnya walikota Surabaya, Tri Rismaharini membuat presiden Susilo Bambang Yudhoyono angkat bicara. Risma tak diperbolehkan mundur dari jabatannya sebagai Walikota Surabaya.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan bahwa Presiden SBY pernah menelepon dirinya untuk memberi dukungan terkait masalah yang dihadapinya. Pihak Istana pun menilai sebaiknya Risma tidak mundur dari jabatannya.
Dukungan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk tidak mundur terus mengalir. Kini dukungan datang dari Ikatan Alumni Institut 10 November Surabaya (ITS) yang memberikan dukungan moral sebagai sesama alumni.
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengungkapkan adanya alat sadap yang ditemukan di rumah Jokowi. Direktur Political Wave Jose Rizal mempertanyakan kemunculan isu tersebut.
Pertemuan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan Wakil DPR RI Priyo Budi Santoso menuai sindiran dari elite PDIP. Risma menegaskan dirinya sudah mendapat izin untuk menghadiri undangan.