Rencana Partai Golkar mengajukan capres sendiri dalam Pilpres 2009 mendapat dukungan dari PPP. Langkah berani Golkar ini akan membuat masyarakat memiliki banyak pilihan dalam menentukan pemimpin.
Hampir seluruh DPD Partai Golkar sepakat untuk mengajukan calon presiden (capres) dalam Pemilu 2009. Jusuf Kalla (JK) pun dinilai memiliki peluang besar untuk maju dan bersaing dengan SBY.
PD ingin duet SBY-JK sebagai pasangan presiden-wapres dapat berakhir dengan baik. PD Meminta JK tetap bertugas sebagai wapres dengan baik meski bertarung di pilpres 2009.
Partai Golkar memutuskan mengajukan capres sendiri. Ketua Umumnya, Jusuf Kalla, dilanda dilema karena dia juga Wakil Presiden, yang tetap ingin berduet dengan SBY. Akrobat politik JK menjadi sesuatu yang ditunggu-tungu.
Isu ketegangan antara Presiden SBY dan Wapres JK sepertinya semakin terbantahkan. Buktinya tegas-tegas JK menjelaskan mengenai semakin lengketnya hubungan mereka.
Dalam surat penjaringan capres Partai Golkar disebutkan, hanya mengusulkan nama calon presiden/wakil presiden dari 7 orang kader terbaik Golkar. Apakah peluang SBY-JK tertutup?
Kabar yang menyebut Presiden SBY akan bertemu Wapres Jusuf Kalla tidak terbukti. SBY malah hadir di acara Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senin (16/2/2009).
Pukul 15.00 WIB, seharusnya Presiden SBY bertemu Mendag Mari E Pangestu. Namun, jadwal itu dibatalkan tanpa alasan jelas. Apakah SBY memilih bertemu dengan Wapres JK?
Pembersihan baliho kampanye SBY dan JK di sepanjang jalan protokol Jakarta akan di bahas malam ini. Ikut dalam pembahasan tersebut antara lain Ketua KPUD Jaksel, Bawaslu, dan partai yang bersangkutan.