DPR berencana memanggil Setneg dan Perbakin terkait peluru nyasar di Kompleks Parlemen. DPR pun juga menjadwalkan memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Wenny Warouw saat itu sedang berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan setelah penembakan dia segera menghubungi Tito untuk pengecekan.
Kabareskrim Komjen Arief bergerak di lingkup internal Polri mengklarifikasi kabar perusakan bukti oleh dua eks penyidik KPK yang dikait-kaitkan dengan Kapolri.