Pertumpahan darah di Sabah, Malaysia terus berlangsung. Pertempuran antara kelompok bersenjata asal Filipina dengan pasukan Malaysia sejauh ini telah menewaskan 60 orang.
Pemerintah Filipina menuntut agar 21 pemantau PBB asal Filipina yang disandera oleh pejuang bersenjata Suriah di Dataran Tinggi Golan segera dibebaskan.
Pemerintah Malaysia menolak usulan gencatan senjata yang disampaikan Sultan Sulu. Malaysia pun meminta semua pengikut Sultan Sulu yang berada di Sabah agar menyerah tanpa syarat.
Sekjen PBB meminta diakhirnya pertempuran di negara bagian Sabah saat Malaysia melanjutkan upaya militer untuk memburu klan Filipina yang mengaku sebagai pemilik daerah itu. Sekjen PBB meminta kedua pihak berdialog mencari solusi secara damai.
PBB memastikan sekitar 20 pemantau mereka telah ditangkap oleh pejuang bersenjata di Dataran Tinggi Golan di perbatasan Suriah-Israel. Para pemantau itu sedang memonitor gencatan senjata antara Suriah dan Israel.
Kesultanan Sulu meminta gencatan senjata dengan otoritas Malaysia di Sabah. Tujuannya, supaya para pengikut Sultan Sulu asal Filipina itu bisa menguburkan orang-orang mereka yang tewas dalam bentrokan di kota Lahad Datu, Sabah.