Mengangkat tema nasionalisme dan semangat masa lampau bangsa Indonesia, akhir pekan lalu di Galeri Indonesia Kaya Teater Koma mempersembahkan lakon berjudul 'Nyaris'.
Setelah menggelar pementasan 'Monalisa dari Singhasari' di Museum Nasional, Jakarta akhir pekan ini Teater Koma kembali mementaskan karya terbaru berjudul 'Nyaris'.
Gerakan ISIS untuk berjihad tampaknya semakin merajalela. Pemerintah dan juga ormas-ormas Islam sudah seharusnya bergerak untuk mencegah agar gerakan ini tidak menyebar di Indonesia.
Ajakan untuk bergabung dengan The Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) cenderung menyasar generasi muda. Pasalnya anak muda memiliki semangat tinggi namun minim pengetahuan agama.
Khatib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar F Mas'udi menyebutkan gerakan Gerakan The Islamic State of Iraq and al-Syam (ISIS) patut diwaspadai.
KOIIN mengadakan konferensi pers tentang gerakan ISIS. Perwakilan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) yang sebelumnya mengkonfirmasi datang, akhirnya membatalkan kedatangannya.
Gerakan The Islamic State of Iraq and al-Syam (ISIS) dinilai bukan berdasarkan ajaran Islam. Hal ini dikarenakan salah satunya bahwa gerakan itu menggunakan bendera berlambang stempel Rasulullah.
ISIS yang sudah secara resmi dilarang oleh Pemerintah Indonesia, terus kebanjiran kecaman. Salah satunya datang dari Imam Masjid Istiqlal Musthofa Ali Yakub yang yakin ISIS tidak lahir dari Islam.