Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan dan kompak berada di zona merah. Aksi ambil untung mendominasi pasar saham dan valas.
IHSG terus mencatat kenaikan di tengah melemahnya bursa saham Asia. Sebaliknya rupiah terkoreksi meski masih bertahan di bawah level 11.000 per dolar AS.
Penguatan rupiah tertahan karena aksi ambil untung yang dilakukan pelaku pasar. Meski mengalami koreksi, rupiah masih bertahan di bawah level 11.000 per dolar AS.
Asia Timur tak ada yang lolos dari dampak krisis finansial global, meski kondisinya kini lebih siap dibandingkan krisis 1997. Pertumbuhan ekonomi kawasan ini diperkirakan menurun selama 2009.
IHSG terus mencatat kenaikan yang signifikan dengan dipacu menguatnya saham-saham blue chip. Penguatan bursa regional juga memberikan sentimen positif.