"Peristiwa jam 23.00 WIB sampai pagi bukan peserta aksi yang tadi (di Bawaslu), tapi pelaku yang sengaja menyerang dan tujuan melakukan kerusuhan," kata Tito.
"(Meninggal) ditembak, di leher apa ya, di leher nembus ke belakang," kata Bibi Farhan Syahfero, Anida. Farhan merupakan korban tewas kerusuhan 22 Mei 2019.
Gerindra Kota Tasikmalaya buka suara soal viral ambulans berlogo partai Gerindra yang diamankan aparat karena mengangkut batu dalam aksi demo 22 Mei di Jakarta.