BNPB mencatat ada 40,9 juta jiwa tinggal di daerah rawan longsor. Warga tersebut tinggal di daerah rawan di dataran tinggi mulai perbukitan hingga pegunungan.
Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor yang menerjang Filipina, dipicu badai Usman, bertambah menjadi 85 orang. Sekitar 20 orang lainnya masih hilang.
"Dari 20.726 pengungsi, sekitar 10 ribu adalah pengungsi yang disebabkan rumah rusak," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Sedikitnya 22 orang tewas akibat badai yang menerjang Filipina sejak akhir pekan. Upaya penyelamatan masih berlangsung di area permukiman yang digenangi banjir.