Seorang warga Solo yang diduga menipu driver ojek online (ojol) saat pulang dari Jakarta dikabarkan sempat ditolak keluarga hingga akhirnya ke rumah karantina.
Ketua Koperasi Pedagang Pasar Tanah Abang Yasril Umar menjelaskan sudah ada pedagang yang mengeluh karena pusing memikirkan uang untuk makan sehari-hari.
Grab Indonesia masih tunggu arahan soal aturan baru Menteri Perhubungan yang memperbolehkan ojek online membawa penumpang saat Pembatasan Sosial Berskala Besar.