BPH Migas menerbitkan surat relaksasi distribusi solar bersubsidi yaitu memberikan kewenangan pengaturan kuota lebih lanjut kepada PT Pertamina Patra Niaga.
konsumsi solar subsidi pada semester I tercatat 37.813 kiloliter/bulan dan terus meningkat hingga 44.439 kiloliter pada September atau naik sekitar 17%.