Lionel Messi dianggap melakukan perlawanan ke manajeman Barcelona terkait pemotongan gaji. Hal itu mengingatkan pada masalah serupa yang terjadi pada 1988.
Komisi Uni Eropa mengusulkan inisiatif bantuan baru € 100 miliar setara Rp 1.790 triliun (Rp 17.800) sebagai pinjaman ke negara-negara yang membutuhkan dana.
BAZNAS menegaskan tidak pernah membatasi penerima bantuan di tengah pandemi corona. Bantuan tetap diberikan kepada yang membutuhkan tanpa membatasi ras agama.
Sepanjang periode pandemi Virus Corona sekarang, merawat ekonomi juga menjadi pekerjaan sangat strategis untuk memastikan kehidupan hari esok semua orang.
Kapten Anderlecht, Vincent Kompany, dilaporkan bersedia membantu klubnya di tengah COVID-19. Bantuan itu dengan cara membayar gaji rekan setimnya yang dipotong.