Isu kenaikan harga BBM memecah belah internal PKS. Kalangan DPP PKS di bawah Anis Matta menolak kenaikan harga BBB, sementara kalangan menteri PKS bersama Tifatul Sembiring sepakat dengan kebijakan pemerintah.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Nurhayati Ali Assegaf mendesak menteri PKS mundur dari kabinet karena PKS terus membangkang dari koalisi Setgab. Menanggapi desakan itu, apa kata Menkominfo Tifatul Sembiring?
Internal PKS benar-benar terbelah soal kebijakan kenaikan harga BBM. Para menteri dari PKS mengingatkan pentingnya etika koalisi, namun petinggi DPP PKS tak mau mengalah dan tetap melawan keputusan Setgab koalisi.
Waketum PD Nurhayati Alie Assegaf yang menyebut PKS partai munafik. Namun di depan anggota Majelis Syuro Tifatul Sembiring ia tak berani bicara hal yang sama.
Politikus PD Ruhut Sitompul 'mengusir' PKS dari koalisi dan meminta semua menterinya mundur. Sambil bercanda, Ruhut mengharapkan kursi Menkominfo yang diduduki menteri asal PKS Tifatul Sembiring. Apakah Tifatul rela kursinya diambil Ruhut?
Perpecahan internal PKS semakin mengemuka. Sikap PKS menolak kenaikan harga BBM ditentang para menteri dari PKS, salah satunya Menkominfo Tifatul Sembiring.