LP3ES menyadari mendapatkan kritik lantaran adanya ketimpangan terhadap keterwakilan perempuan. Oleh sebab itu, LP3ES mendirikan pusat gender dan demokrasi.
Kepsek salah satu SD swasta sekaligus pendeta di Medan, BS, divonis 10 tahun penjara. Dia terbukti bersalah melakukan perbuatan cabul terhadap siswinya.
Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut perhatian pemerintah terhadap masalah perlindungan anak dan perempuan masih baru. Dia menilai ada banyak hal perlu dibenahi.