Jumlah pasien diare di RS Pacitan semakin hari meningkat. Bila sebelumnya hanya menerima 2-3 pasien, saat ini bisa 15-19 pasien yang didominasi anak dan balita.
Banyaknya pasien diare yang dirawat di selasar RSUD Koja, Jakut membuat Wapres Jusuf Kalla prihatin. Sebanyak 50 tempat tidur elektrik disumbangkan Kalla untuk menggantikan tempat tidur yang rusak.
Bagi Wapres, selama rumah di Jakarta berhimpitan pemberantasan wabah diare tidak ada gunanya. Wabah itu bisa dibasmi jika lingkungan baik, dan air bersih.
Tanpa rencana, Wapres Jusuf Kalla tiba-tiba saja ingin menjenguk RS Koja yang banyak dihuni pasien diare. Benar-benar mendadak. Wagub DKI Jakarta Prijanto pun kalang kabut.
Air isi ulang diduga menjadi salah satu pemicu wabah diare di Jakut. Wagub DKI Prijanto mengingatkan warga agar mengkonsumsi air masak, tidak terkecuali air isi ulang.