Sekelompok ekstremis sedang merencanakan untuk kembali ke Eropa setelah menjalani pelatihan tempur di wilayah perbatasan Afghanistan-Pakistan. Jumlah mereka sebanyak 25 orang.
Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta maaf kepada pemerintah Pakistan. Permintaan maaf itu terkait serangan helikopter AS yang menewaskan dua prajurit Pakistan di pos jaga dekat perbatasan Afghanistan belum lama ini.