Sejumlah pelaksana tugas gubernur di Sumatera takut membuat keputusan status siaga darurat bencana kebakaran hutan. Akibatnya, kerja BNPB terhambat, kebakaran hutan pun meluas.
BNPB menyebut ada 25,6 juta jiwa penduduk di Sumatera dan Kalimantan yang terkena asap pekat. Di Sumatera terdapat 22,6 juta jiwa dan Kalimantan 3 juta jiwa.
Potensi terjadinya kebakaran lahan hutan dan kekeringan diperkirakan masih terjadi di wilayah ekuator Indonesia seperti beberapa daerah Sumatera dan Kalimantan.