detikFinance IHSG dan Rupiah Sama-sama Melemah IHSG turun cukup dalam pagi ini setelah dapat sentimen negatif dari Wall Street. IHSG turun 44 poin dan terus melemah. Rabu, 02 Sep 2015 09:07 WIB
detikFinance Bos IMF Bicara Soal Rupiah yang Terus Tertekan Nilai tukar rupiah masih tertekan dolar AS yang saat ini sudah mencapai Rp 14.000. Bos IMF ikut berkomentar atas hal ini. Selasa, 01 Sep 2015 19:04 WIB
detikFinance Bursa Asia Turun Tajam, IHSG Jatuh 2,15% IHSG jatuh hingga 97 poin setelah investor latah lepas saham mengekor bursa Asia. Koreksi tajam ini membuat IHSG nyaris lengser dari 4.400. Selasa, 01 Sep 2015 16:17 WIB
detikFinance Ekonomi Eropa Lesu, Produsen Konsmetik RI Incar Pasar Timur Tengah Pertumbuhan ekonomi Eropa dan Asia sedang mengalami perlambatan, kondisi ini membuat industri konsmetik dalam negeri mencari pasar baru, salah satunya ke Timur Tengah. Selasa, 01 Sep 2015 13:40 WIB
detikFinance Ini Penyebab Tarif Listrik Bulan Ini Bisa Turun Tarif listrik bulan untuk golongan tariff adjustment turun Rp 16,27-Rp 23,17 per kWh. Turunnya tarif ini disebabkan oleh 3 faktor. Selasa, 01 Sep 2015 09:51 WIB
detikFinance Dolar AS Pagi Ini Rp 14.060, Masih Menguat Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini. Mata uang Paman Sam bergerak di atas Rp 14.000. Selasa, 01 Sep 2015 09:30 WIB
detikFinance Investor Waspadai Demo Buruh, IHSG Jatuh 25 Poin IHSG jatuh 25 poin mengikuti pelemahan bursa Asia. Beberapa investor melepas saham sambil memantau demo buruh hari ini. Selasa, 01 Sep 2015 09:06 WIB
detikFinance Pasar Saham Lesu, Investasi Forex Bisa Jadi Pilihan Investasi di foreign exchange (forex) mungkin bisa jadi pilihan saat pasar saham sedang lesu. Simak ceritanya. Selasa, 01 Sep 2015 07:54 WIB
detikNews Mengapa Demo di Jakarta? Korlap Massa: Kalau Ibu Kota di Bekasi, Kita ke Sana Aksi massa buruh yang kerap demo besar-besaran di Jakarta menimbulkan pertanyaak banyak pihak, mengapa tidak dilakukan di wilayah masing-masing? Senin, 31 Agu 2015 22:44 WIB
detikFinance Emil Salim Sarankan Jokowi Hentikan Rencana Proyek Kereta Cepat Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Emil Salim meminta pemerintah berpikir ulang membangun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Kenapa? Senin, 31 Agu 2015 19:12 WIB