Pernyataan ini disampaikan Paus Fransiskus usai meminta maaf pada penduduk asli Kanada atas peran Gereja Katolik dalam penganiayaan anak pribumi di masa lalu.
Menag RI Yaqut Cholil Qoumas berangkat ke Vatikan pada 7 Juni 2022. Dalam kunjungan ke Vatikan, Menag Yaqut berencana mengundang Paus Fransiskus ke Indonesia.