Rapat kerja antara Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan dan Komisi V DPR-R berlangsung panas, terkait serapan anggaran Kemenhub yang masih rendah.
Menhub Ignasius Jonan dan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat kerja pada Senin malam. Dalam rapat, Jonan beberapa kali mendapat interupsi dari anggota DPR.
Menpar Arief Yahya berharap makin banyak investor maupun BUMN membangun Marina Boom seperti di Banyuwangi. Tujuannya agar sektor pariwisata Indonesia makin meningkat pesat.
Menteri Perhubungan Ignatius Jonan menanggapi serangan Pertamina yang akan menghentikan suplai avtur ke bandara-bandara kecil di Indonesia jika kemenhub mengijinkan pemain asing untuk mensuplai avtur. Menurut Jonan sebagai BUMN Pertamina seharusnya tidak serta-merta berorientasi para keuntungan semata.
Menhub Ignasius Jonan mewacanakan akan mendorong pihak swasta ikut menjual avtur di bandara-bandara Indonesia, bila harga avtur dari PT Pertamina (Persero) tidak diturunkan.
Menhub Ignasius Jonan mengkritik harga avtur Pertamina yang terlalu mahal. Ia meminta BUMN jangan hanya fokus mencari keuntungan, tetapi juga sebagai motor pembangunan.
Menhub Ignasius Jonan mengeluhkan tingginya harga avtur di Indonesia. Bila dibandingkan harga avtur dari PT Pertamina (Persero) lebih mahal 20% dibandingkan harga internasional.