Gangguan layanan yang dilaporkan Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat) sempat terjadi selama aksi mogok, langsung ditampik oleh pihak manajemen operator yang telah memiliki lebih dari 100 juta pelanggan itu.
Setelah beberapa hari menggelar aksi mogok kerja, Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat) akhirnya akan kembali bersua dengan pihak manajemen yang rencananya diwakili langsung oleh Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno.
Kekhawatiran akan terjadinya gangguan jaringan Telkomsel akhirnya benar-benar terjadi, sebagai imbas dari aksi mogok kerja nasional yang merundung ribuan karyawannya. Dilaporkan, BTS Telkomsel sempat down di beberapa daerah.
Atas nama kepentingan pelanggan, aksi mogok kerja yang dilakukan Serikat Pekerja Telkomsel akhirnya dihentikan untuk sementara waktu. Mereka pun siap kembali beraktivitas di kantor.
Setelah tahu permasalahannya, Komisi IX DPR RI menyatakan siap membantu Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat) membantu menyelesaikan masalah dengan pihak terkait.
Pada tanggal 4 November 2011 saya mengisi pulsa prabayar sebesar Rp 100 ribu, lalu saya mengaktifkan layanan BlackBerry unlimited bulanan. Namun pada hari yang sama pulsa saya terpotong tarif GPRS.
Aksi mogok kerja yang dilakukan Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat) belum usai. Hari ini, Jumat (11/11/2011), perwakilan karyawan yang mogok tersebut pun bertandang ke Komisi IX DPR RI.
Buntut dari aksi mogok ribuan karyawannya, Telkomsel jadi mendapat 'perhatian khusus' BRTI. Hal ini lantaran ada kekhawatiran gerakan mogok kerja nasional tersebut berimbas pada kualitas layanan Telkomsel.
Tanggal 8 November 2011 saya menghubungi CS Telkomsel untuk mengeluhkan layanan Flash yang lambat. Namun tengah-tengah pembicaraan, tiba-tiba terputus.