Acara "Under15" menuai kritik di Korsel karena mendorong anak-anak yang ingin jadi bintang K-Pop untuk dandan, bernyanyi, dan menampilkan rutinitas provokatif.
Warga sempat menyebut bahwa korban bakar diri di Semarang meninggal. Namun polisi kemudian memastikan bahwa korban masih hidup meski mengalami luka bakar parah.