Terlepas siapa yang bersalah, faktanya Honggo kini lenyap bak ditelan bumi. Singapura telah membantah Honggo ada di negaranya. Polri belum bisa meringkusnya.
Menurut Retno, kesalahan anak tidak berdiri sendiri, tapi juga dipengaruhi faktor lingkungan, keluarga. Maka pelaku harus mendapatkan rehabilitasi psikologi.