Nama KRI Usman Harun disoroti Pemerintah Singapura sebagai hal yang memprihatinkan. Wakil Ketua MPR RI Hadjriyanto Y Thohari menyebut Pemerintah Singapura terlalu bersikap berlebihan.
Pemberian nama pahlawan nasional di KRI seperti Usman Harun merupakan tradisi di TNI AL. Tidak ada maksud apapun atas penamaan nama yang membuat Singapura prihatin.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai manajemen bencana di beberapa wilayah masih belum berjalan mulus sehingga membuat masyarakat kebingungan jika ingin meminta bantuan.
Nama Usman Harun tiba-tiba saja menjadi polemik antara Indonesia dan Singapura. Penyebabnya, sikap Singapura yang memprotes nama tersebut dilekatkan pada kapal perang RI (KRI) yang baru dibeli TNI dari Inggris. Siapakah sebenarnya Usman Harun?
Sikap Singapura yang mempersoalkan penamaan kapal perang RI Usman Harun dinilai tak pantas. Pemerintah Indonesia harus tetap pada keputusan. Sersan Usman dan Kopral Harun adalah pahlawan nasional.
Selain menjadi nama kapal kombatan buatan Inggris, TNI AL juga mengajukan nama dua pahlawan nasional Usman Harun diabadikan menjadi nama jalan menggantikan nama Jalan Prapatan, depan Tugu Tani. Usman Harun juga akan diabadikan menjadi monumen depan Markas Komando Marinir yang ada di Jalan Prapatan, Kwitang.
Pemerintah Singapura prihatin akan rencana pemberian nama KRI Usman Harun, nama dua orang prajurit anumerta itu pernah meledakkan kompleks kantor di Singapura pada tahun 1960-an silam. TNI AL menegaskan, nama gabungan kedua prajurit itu disematkan karena sudah menjadi pahlawan nasional.
Pria ini pantas merayakan keberhasilannya lari mengelilingi Kanada sambil berdandan ala superhero The Flash. Ia pun didapuk jadi orang pertama yang sukses melakukannya seorang diri. Yang membanggakan, ini dilakukannya demi menggalang dana untuk anak-anak yang sakit di UK.