Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mendapatkan 'gangguan' bertubi-tubi dari saat kampanye damai hingga viralnya video potongan mendukung Jokowi-Ma'ruf.
SBY meninggalkan kampanye damai yang diadakan KPU karena merasa diperlakukan tidak adil. Cawapres Sandiaga Uno mengaku paham dengan apa yang menimpa SBY.