KSAD Jenderal Andika Perkasa menjelaskan 'tes keperawanan' tidak lagi dilakukan TNI AD. Tes ini semula dilakukan dengan memeriksa hymen atau selaput dara.
KSAD meminta tes kesehatan tak relevan rekrutmen prajurit wanita dihapuskan. Arahannya disambut positif pemerhati HAM dan ditafsirkan soal tes keperawanan.
KSAD memberi arahan usai diungkapnya peyalahgunaan anggaran di TNI AD. Dia meminta agar uang yang disalahgunakan dikembalikan dan menyanksi oknum yang terlibat.