Pemerintah Iran dilaporkan melibatkan tim psikolog senior untuk mempelajari pikiran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama proses negosiasi.
Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyebut Presiden Donald Trump menggunakan berbagai titik tawar untuk mengamankan kesepakatan damai karena putus asa.