Gedung Putih menolak menyebut Taliban di Afghanistan sebagai teroris. Hal ini menuai kritikan dari oposisi yang menuding pemerintahan tidak memahami situasi terbaru.
Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjanji untuk mengalahkan ideologi terorisme yang salah, dalam pembicaraan di Washington DC.
Empat tahanan Afghanistan di Teluk Guantanamo telah dikirim kembali ke negara mereka, seperti disampaikan Pentagon. Delapan warga Afghan diyakini masih berada di penjara AS di Kuba bersama dengan 132 orang tahanan.
AS menyerahkan tahanan Al-Qaeda ke Afghanistan usai laporan interogasi sadis CIA diungkap. Tahanan ini sempat menjalani penyiksaan di penjara rahasia CIA.
Hambali, tokoh Al Qaeda yang berasal dari Cianjur, Jawa Barat, pernah ditahan selama tiga tahun di tempat rahasia sebelum dibawa ke Guantanamo. Disebut-sebut, dia pernah menghuni penjara rahasia CIA di Yordania.
Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) membekukan aset milik tiga teroris yang masuk dalam daftar PBB. Tiga orang yang merupakan warga negara Indonesia itu terafiliasi dengan kelompok Al Qaeda dan Taliban.
48 tahanan terorisme di Teluk Guantanamo ini dianggap terlalu bahaya untuk dibebaskan namun AS tak punya cukup bukti untuk mengadili mereka. Ke-48 tahanan ini tak akan dibebaskan sampai kapan pun.