Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan tegas di depan pengusaha AS, Indonesia selama ini tidak pernah sekalipun gagal membayar utang alias default.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkap penyebab nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan penyebab melemahnya rupiah mendekati Rp 17.000/US$, dipicu ketidakpastian pasar global dan permintaan valas korporasi.
Perang dagang antara AS dan China memicu ketidakpastian ekonomi global. Chairul Tanjung menilai langkah Trump sebagai upaya mempertahankan dominasi ekonomi AS.