Ada banyak sharing bisnis di China yang memanfaatkan teknologi. Mulai dari berbagi sepeda, mobil, payung, tempat tidur, charger, bahkan berbagi bola basket.
Penyedia layanan transportasi online ini dilaporkan baru saja memperoleh kucuran dana miliaran dolar dari salah satu perusahaan digital terbesar di China.
Pertumbuhan Uber yang terbilang pesat selama 2016 mempunyai dampak tersendiri, yaitu mereka 'sukses' merugi sebesar USD 2,8 miliar atau sekitar Rp 37,2 triliun.