Setiap maskapai di dunia saling lomba untuk memberikan servis terbaik. Tapi di AS, ada maskapai nyeleneh yang memperbolehkan penumpangnya bercinta di pesawat.
Dalam waktu dekat Australia Post akan menggunakan teknologi drone untuk membantu mengirimkan barang. Tak ada lagi kisah gerbang terkunci dan anjing galak.
Otoritas Belanda mencari cara paling efektif untuk menangkal bertambahnya drone nakal. Muncul gagasan tak biasa, yakni memberdayakan elang untuk memburu drone.
2015 adalah tahun di mana drone consumer naik daun, maka 2016 adalah tahun di mana orang-orang dengan rasa ingin tahu & kreativitas menggunakan drone untuk dikembangkan melebihi batas. Seperti 100 drone menari di udara ini.
Perangkat yang banyak dipamerkan di arena Consumer Electronic Show 2016 adalah drone. Salah satunya sebuah drone yang bisa mengangkut seorang penumpang dan direncanakan menjadi armada taksi di masa depan.
Keberadaan drone semakin dimanfaatkan oleh banyak orang, termasuk bagi mereka yang terlibat dalam industri pertanian. Kini drone untuk mengawasi dan membasmi hama.
Penggunaan drone tak sebatas di ranah teknologi, perangkat ini mulai menjamah sektor kesehatan. Setidaknya itulah yang terjadi di Jerman, kelompok aktivis wanita di negara ini menggunakan drone untuk mengirimkan pil aborsi.
Peneliti Queensland memanfaatkan teknologi pesawat tanpa awak atau drone untuk membantu konservasi satwa terancam punah seperti koala.Secara tradisional upaya menghitung populasi koala dilakukan dengan menghitung langsung.
Dalam waktu dekat, Otoritas Badan Penerbangan Sipil Australia (CASA) akan mengubah peraturan sehingga organisasi media di Australia akan lebih bebas menggunakan drone dalam liputan mereka. Sebagai salah satu lembaga media terbesar di Australia, ABC juga sudah mengantisipasi hal tersebut.