Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Artono menilai Pemprov Jatim masih lambat menangani penyebaran corona. Pemprov dinilai hanya melakukan aksi yang kurang jelas.
Hal ini setelah beredarnya curhatan dari tenaga medis yang menyatakan dirinya dan anak-anaknya dijauhi dan ditolak oleh lingkungannya melalui media sosial.