Jalur Gaza, zona neraka di belahan Palestina seakan tidak selesai dari pertikaian. Hampir tiap hari, kekerasan, bentrok dan intimidasi Israel ke jalur tersebut nyaris tiada henti.
Masih ingat invasi Israel di jalur Gaza, Palestina pada tahun 2008 silam? Ternyata, Israel berkonsultasi dulu dengan faksi Fatah dan pemerintah Mesir sebelum menyerbu Gaza. Fatah dan Mesir ditawari untuk menguasai Gaza, jika Hamas ditaklukan.
Israel kembali melancarkan serangan terhadap wilayah Palestina. Jet-jet tempur Israel menggempur empat lokasi di wilayah Jalur Gaza. Sedikitnya empat orang, yakni 3 wanita dan 1 anak laki-laki terluka dalam serangan itu.
Israel meradang terhadap Turki. Gara-gara kebijakannya di Timur Tengah diartikan sebagai ancaman, Israel menyerukan agar warganya tidak menghabiskan liburan di Turki.
Jumat 22 Oktober 2010 kami disambut resmi oleh Ismail Haniyya di Markaz Raszyad Syawa Tsaqofi yang dihadiri oleh seluruh peserta, pejabat Hamas dan masyarakat Gaza. Sebetulnya kami sudah tiba Kamis sore pukul 17.00 di Gaza.
Rombongan kemanusiaan Lifeline 5 akhirnya berhasil memasuki Jalur Gaza. Mereka membawa berbagai bantuan kemanusiaan yang diperlukan masyarakat Palestina di Jalur Gaza.
Masih ingat ketika Israel membatalkan sebuah operasi militer gara-gara seorang tentara membocorkan detail operasi itu di Facebook? Kini, Israel melarang betul tentaranya memanfaatkan situs populer itu.
Setelah tertahan di Pelabuhan Lattakia, Syria, bantuan rombongan Viva Palestina akhirnya dapat berlayar. Bantuan dan rombongan berjumlah 30 orang terpilih akan berlayar menuju Jalur Gaza.