Pemerintah memperbaharui data penanganan virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Pada hari ini, lebih dari 107 ribu suspek Corona dipantau oleh pemerintah.
Plt Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kemenkes, Abdul Kadir menyebut sudah tidak perlu lagi lockdown atau PSBB karena akan membuat negara resesi. Ini klarifikasinya.
Kemenkes telah menetapkan batas maksimal harga rapid test antigen di Indonesia, yakni 250 ribu rupiah di pulau Jawa dan 275 ribu rupiah di luar pulau Jawa.
RI mengumumkan telah membeli 50 juta dosis vaksin AstraZeneca dari Inggris. Padahal sedang heboh varian baru Corona dari negara tersebut. Ada pengaruhnya?