BI menilai kurs rupiah di level Rp 11.600 per dolar Amerika Serikat merupakan hal yang wajar. Dari April hingga Juni, ada pembayaran dividen ke luar negeri sehingga permintaan valas meningkat dan berimbas pada depresiasi rupiah.
IHSG berakhir stagnan setelah melewati perdagangan yang fluktuatif. Investor asing hari ini kurang semangat, transaksinya tercatat hanya beli bersih tipis.
Melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi dibayangi pergerakan nilai tukar rupiah atas dolar AS.
IHSG turun tipis 5 poin setelah melewati perdagangan yang fluktuatif. Investor asing belum berhenti borong saham, masuk lagi dana asing ratusan miliar rupiah.